Insiatif Pemerintah Indonesia dalam melakukan Open Government dan Open Data telah membawa angin segar bagi kemajuan transparansi dan pelayanan publik di Indonesia. Walaupun masih ada komitmen Indonesia yang belum tuntas dalam Open Government Partnership, namun Indonesia mampu menunjukkan komitmen dan perkembangan positif dalam menerapkan Open Government.

Apa Itu Open Government & Open Data?

Tentang Open Government Partnership

Data Publik belum tentu Open Data

Kombinasi Open Data dan Open Government memungkinkan pemerintahan yang transparan dan berakuntabilitas, dimana partisipasi warga dan kolaborasi menjadi bagian tak terpisahkan.

DKI Jakarta baru-baru ini telah berkomitmen untuk menjalankan Open Government dan Open Data. Sesungguhnya DKI Jakarta telah membuka pintu data dan informasi sejak lama, namun keduanya dalam kondisi yang tidak rapih dan tidak dikenali oleh teknologi.

Tentang aplikasi LocalBudget

Anggaran Daerah, baik proses penyusunan maupun dokumen, bukanlah sesuatu yang mudah dipahami warga kota. Panjang dan lapisan proses penyusunan anggaran menyulitkan warga untuk berpartisipasi dalam penyusunan anggaran. Sementara dokumen anggaran bukanlah sesuatu yang mudah dicerna dan bagaikan timbunan data dan informasi, menyulitkan warga untuk memahami – apalagi mengawasi penggunaan anggaran.

LocalBudget (masukkan nama kotamu) adalah aplikasi yang menghubungkan anggaran daerah yang disusun oleh pemerintah kota dan DPRD dengan warga kota. Hubungan yang terjalin adalah partisipasi warga dalam 3 hal yaitu:

1. informasi atas anggaran dan penggunaan anggaran daerah,

2. pengawasan anggaran dan

3. penyusunan anggaran secara partisipatif.

p1
Tampilan muka LocalBudget Apps

Aplikasi ini berbasis lokasi dan dapat mendeteksi lokasi jika diinginkan. Namun pengguna juga dapat mengetahui senarai anggaran berdasarkan SKPD  (Satuan Kerja Perangkat Daerah) atau berdasarkan Kelurahan, Kecamatan dan Kotamadya dalm bentuk yang sederhana dan mudah dipahami.

Tampilan lokasi dalam LocalBudget
Tampilan lokasi dalam LocalBudget

Setelah warga memilih lokasi atau mendeteksi lokasi, maka tampilan layar akan berubah menjadi peta dengan segenap informasi. Jika ada mata anggaran berbasis lokasi dalam cakupan peta tertentu, maka peta tersebut menampilkan icon tertentu berdasarkan kategori anggaran.

Seandainya warga menyentuh icon, maka icon tersebut akan mengeluarkan informasi detil mengenai anggaran di lokasi tertentu. Informasi tersebut antara lain termasuk nama proyek/kegiatan, nilai anggaran, nilai tender, nomor anggaran, serta berbagai informasi sekunder lainnya, seperti: pemenang tender, jadwal dan sebagainya.

Dimana sisi partisipasi publik dalam transparansi? Warga dapat memasukkan gambar dan video terkait dengan realisasi anggaran. Apakah benar ada kegiatan konstruksi jalan atau belum terjadi? Selain itu warga dapat memasukkan komentar mengenai penggunaan anggaran terkait: apakah warga merasa proyek tersebut sia-sia atau sebuah proyek yang patut diacungi jempol dan diterapkan pada daerah lain. Komentar-komentar tersebut dapat menjadi catatan untuk penyusunan anggaran tahun berikutnya.

Manajemen aliran informasi dapat dikelola oleh lembaga independen ataupun Bapeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah). Sementara media dapat berpartisipasi dengan mendaftarkan diri untuk menerima laporan-laporan warga secara berkala.

Potensi internet Indonesia tumbuh pesat. Pengguna internet Indonesia telah capai 74 juta pada tahun 2013, dan diperkirakan akan capai 100 juta di tahun 2015. Penetrasi internet tidak hanya di Jakarta, tapi di berbagai kota besar dan kota sekunder di Indonesia. Sehingga aplikasi ini pun terbuka untuk diterapkan di berbagai kota di Indonesia.